BREAKING

Sabtu, 14 November 2015

Ribuan Pramuka Deklarasikan Diri Sebagai Pranuka Patriot Lingkungan

KENDARI, (13/11), Rabuan anggota Gerakan Pramuka Jum'at sore mendeklarasikan diri menjadi Pramuka Patriot Lingkungan. Komitmen untuk menjadi pejuang dibidang lingkungan itu disampaikan pada acara Pembukaan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2015 (Peran Saka Nasional 2015) di Kendari.
Mereka adalah anggota Gerakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega utusan dari Kwarda Gerakan Pramuka dari seluruh Indonesia.
Komitmen yang disampaikan dengan Ikhlas dan kesadaran untuk mengembangkan dun.
ia yang lebih baik.

Point-point yang mereka sampaikan, yaitu:
1. Pramuka Ramah Lingkungan
2. Satu Pramuka Satu Pohon
3. Pramuka GO Green
4. Pramuka Hemat Air
5. Pramuka Hemat Energi
6. Pramuka tidak Nyampah.
Saiko Damai, Bid. LH

Perkemahan Antar Saka Pramuka Tingkat Nasional 2015 di Sultra Resmi Dibuka

Kendari : Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault membuka perkemahan antar Satuan Karya Pramuka tingkat Nasional tahun 2015 di Bumi Perkemahan Bahteramas Nanga-Nanga, Kota Kendari, Jum’at (13/11/2015).
Dalam amanatnya, Adhyaksa Dault mengungkapkan, kegiatan perkemahan antar saka ini merupakan upaya kerja sama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan kementerian dan lembaga yang secara langsung membina Satuan Karya Pramuka yang berjumlah 11 saka.
Menurut Ka Kwarnas, momentum perkemahan antar saka merupakan awal kebangkitan peranan Satuan Karya Pramuka dalam mengatasi masalah yang dihadapi bangsa ini, terutama dalam membekali keterampilan bagi kaum muda. Untuk itu, ungkap Adhyaksa, peranan Pramuka sangat penting dalam pembentukan karakter, sekaligus membekali kompentensi keterampilan bagi kaum muda untuk bekal hidup mereka.
Sementara, Ketua Mabida yang juga Gubernur Sulawesi tenggara (Sultra), Nur Alam dalam sambutannya mengungkapkan, sudah saatnya Gerakan pramuka dituntut untuk keren kegiatannya, asyik metodenya, dan semakin gembira peserta didik mengikutinya. Selain itu, pendidikan kepramukaan harus kaya dengan metode serta tidak terpola pada sebuah sistem yang membuat pramuka menjadi tidak kreatif.
Menurut Nur Alam, rpaya rebranding Gerakan Pramuka patut kita dukung penuh, khususnya bagi setiap pemangku kebijakan pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, yang secara garis besar telah dicanangkan sejak tahun 2006 lalu melalui Revitalisasi Gerakan Pramuka.
"Gerakan Pramuka telah melakukan rebranding dengan tiga slogan utamanya, yakni keren, gembira, asyik,” ungkap Nur Alam.
Gubernur berharap, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang menarik dan mengesankan untuk di bawa pulang ke daerah masing-masing nantinya.
Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional tahun 2015 di Bumi perkemahan Bahteramas, Nanga-Nanga, Kota Kendari, diikuti 34 kwartir daerah, 70 pimpinan kontingen daerah, 110 pembina pendamping, 2.500 peserta, 154 peninjau, 500 Saka Kerja, dengan total keseluruhan warga perkemahan 3.325 orang.
Kwartir Daerah yang hingga pembukaan ini berlangsung belum hadir di lokasi perkemahan yakni kwartir daerah DKI Jakarta, Kwartir Daerah Sulawesi barat, dan Kwartir Daerah Provinsi Maluku, yang menurut informasi masih dalam perjalanan. (Idham/HF)

Dinas Pendidikan Aceh Teken MoU dengan Kwarda Gerakan Pramuk

BANDA ACEH, suaramerdeka.com – Dinas Pendidikan Aceh mendukung penuh kegiatan Gerakan Pramuka di Aceh terus ditingkatkan dan dibuktikan melalui penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Aceh dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh, di Kantor Kwarda Aceh, Banda Aceh.
Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Hasanuddin Darjo, MM dari pihak Dians Pendidikan, dan Ketua Harian Kwarda Drs Ramli Rasyid dari pihak Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh, serta disaksikan langsung sejumlah pejabat di dua lembaga tersebut.
“Keberlangsungan ketahanan mental, fisik, budi pekerti dan ketrampilan para pelajar harus menjadi perhatian semua kita, Kwarda Gerakan Pramuka Aceh merupakan salah satu lembaga penting untuk mewujutkan generasi muda di Aceh yang kokoh dan bersinergi. Dinas Pendidikan Aceh Akan selalu berusaha memperhatikan ini, sehingga Gerakan Pramuka di Aceh bisa terus berkiprah untuk diri mereka, bangsa dan Tanah air,” kata Hasanuddin Darjo
Dia menambahkan, MoU yang dilakukan antara Dinas Pendidikan Aceh dengan pihak Kwarda Aceh adalah untuk digunakan pada kegiatan KMD SMP 2015 dengan dana bersumber dari APN bernilai Rp 1 miliar lebih. Menyangkut penggunaannya, tentu harus disesuaikan dengan ketentuan yang tertuang dalam pedoman penggunaan dana, dan harus tepat sasaran.
“Sebagai wujud kepedululian bersama, Dinas Pendidikan Aceh akan senantiasa melakukan pemantauan pelaksanaan program dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan KMD SMP 2015 oleh Kwarda Aceh, sehingga rencana dan hasil yang dicapai bisa maksimal”, jangan lihat besaran angka jumlah uangnya, tapi marilah kita memanfaatkan dana tersebut sebaik mungkin,” katanya.
Kepada media disampaikan Hasanuddin Darjo, untuk menggunakan dana yang diterima dari Dinas Pendidikan Aceh agar bisa di manfaatkan dengan tepat, sesuai dengan peraturan keuangan yang berlaku.
(Andika Primasiwi / CN26 / SM Network)
http://berita.suaramerdeka.com/dinas-pendidikan-aceh-teken-mou-dengan-kwarda-gerakan-pramuka/

Adhyaksa : Pemimpin yang Lahir dari Pramuka Ikhlas dalam Mengabdi

indopos.co.id-SEORANG pemimpin tidak begitu saja lahir di negara ini. Butuh banyak proses untuk menjadikan manusia menjadi pemimpin yang layak dan bermartabat. Pramuka merupakan salah satu potensi dalam melahirkan seorang pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat.
“Karena pemimpin yang muncul dari gerakan pramuka adalah orang yang ikhlas dalam mengabdi, semoga banyak pemimpin yang lahir dari Pramuka,” ujar Ketua Kwartir Nasional Pramuka, Adhyaksa Dault.
Hal tersebut diungkapkan Adhyaksa dalam perhelatan Kegiatan Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Pramuka Nasional yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Nanga-nanga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Calon Gubernur DKI Jakarta itu membuka secara langsung Jumat (13/11/2015), kemarin.
Dalam sambutannya, Adhyaksa mengatakan bahwa selama ini gerakan pramuka berlangsung cukup baik dalam hal komunikasi. Untuk itu, kata dia, kehadiran peserta di perkemahan ini merupakan bentuk pengabdian.
Lebih lanjut Adhyaksa menambahkan, tidak menutup kemungkinan para adik-adik (peserta) yang berada di lokasi perkemahan itu dapat menjadi menteri atau gubernur yang lahir dari organisasi pramuka.
“Saya yakin adik-adik yang berdiri akan ada yang muncul sebagai pemimpin bertanggung jawab, kalau mau jadi gubernur jangan jadi gubernur yang nggak-nggak, begitupun kalau mau jadi menteri,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah melakukan pengusulan kepada Presiden agar pramuka dimasukkan dalam kurikulum.”SMA dan SMP jangan hanya diberikan pakaian pramuka tetapi tidak diajarkan tentang dasa darma dan trisatya, itu kurikulum yang kita masukkan,” jelasnya.
Kegiatan Pramuka ini diikuti 34 provinsi dengan masing-masing daerah diikuti oleh 20-25 orang peserta. Kegiatan ini sebelumnya direncanakan akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, namun karena ada hal penting yang lebih mendesak sehingga JK batal membuka kegiatan tersebut.(lis)


http://www.indopos.co.id/2015/11/adhyaksa-pemimpin-yang-lahir-dari-pramuka-ikhlas-dalam-mengabdi.html

Rabu, 11 November 2015

1.289 Pramuka Ikut Pansa Scout Camp 2015

MERAYAKAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32, Gugus Depan (Gudep) Mempawah 05.001-05.002 Pangeran Antasari menggelar Pansa Scout Camp ke-IV tahun 2015. Kegiatan perkemahan yang diikuti 1.289 pramuka penggalang se-Kalimantan Barat itu dibuka Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mempawah, H Rahmad Satria SH MH, Jumat pagi (6/11), di SMPN 1 Siantan.Pansa Scout Camp ke-IV 2015 dilaksanakan dalam bentuk kegiatan perkemahan, 5-8 November. Perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perkajusami) itu dipusatkan di Bumi Perkemahan Pansa Garda Kirana Jaya dan Bumi Perkemahan Dharma Bakti Jungkat.
Mengusung tema ‘Dengan Pansa Scout Camp ke-IV 2015, kita tingkatkan kualitas dan kuantitas anggota gerakan pramuka menuju kejayaan pramuka di masa mendatang’, kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus Mabiran dan Kwarran gerakan pramuka Kecamatan Siantan.“Kwarcab Pramuka Kabupaten Mempawah sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan di tingkat Gudep. Termasuk kegiatan yang sedang dilaksanakan Gudep Pangeran Antasari SMPN 1 Siantan ini. Sebab, kegiatan kepramukaan memberikan manfaat yang positif untuk pembinaan generasi bangsa,” tegas Rahmad Satria.
Rahmad yang juga Ketua DPRD Kabupaten Mempawah itu menerangkan, keberadaan gerakan pramuka menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Sejak dulu, pramuka memiliki peranan yang strategis dalam mendidik dan mencetak generasi muda untuk meningkatkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.“Jadi, jauh sebelum gerakan revolusi mental dan bela negara digaungkan pemerintah, pramuka sudah lebih dahulu memulainya. Maka berbanggalah kita semua menjadi anggota pramuka. Karena, kita sudah lebih dulu merasakan ditempa mental dan fisiknya untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Karenanya, sambung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah itu, program yang dilaksanakan pemerintah terkait revolusi mental dan bela negara sangat sejalan dengan gerakan kepramukaan.“Mari tingkatkan mutu dan kualitas pramuka di Kabupaten Mempawah. Wujudkan tekad menjadi Pramuka Garuda dengan cara terus aktif dalam kegiatan kepramukaan dan lengkapi persyaratannya. Saya yakin akan lahir pramuka-pramuka Garuda di Kabupaten Mempawah,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pansa Scout Camp 2015, Faris Destianda mengungkapkan, berbagai kegiatan lomba yang akan diikuti para peserta pramuka tingkat penggalang setara SD dan SMP diantaranya, LKBB, kolone tongkat, formasi sandi, semaphore, tali temali, hasta karya, dan lainnya.“Peserta juga akan mengikuti kegiatan non lomba, seperti upacara pembukaan, senam pramuka, anjangsana, operasi semut, korve, api unggun dan malam puncak HUT, serta upacara penutupan,” beber Faris dalam laporannya. (wah)

Kasdim 0116/Nara Lepas Kontingen Pramuka Saka Wira Kartika ke Kendari

HABADAILY.COM - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0116/Nara Mayor Arh Sugi Hantoro melepas kontingen Saka Wira Kartika Kodim 0116/Nagan Raya sebanyak empat orang Pramuka Penegak ke Kendari, Sulawesi Tenggara untuk mengikuti Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) tingkat Nasional 2015 di halaman Makodim 0116/Nara, Komplek Perkantoran  Suka Makmue, Minggu (08/11/15).
Kontingen Saka Wira Kartika Kodim 0116/Nara yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bukit Madani, Sulawesi Tenggara pada tanggal 13 s.d 19 November 2015, nantinya akan bergabung dengan kontingen dari Kodim 0103/Aceh Utara, Kodim 0101/BS dan Kodim 0106/Aceh Tengah, dimana akan mewakili Kontingen Kodam Iskandar Muda pada kegiatan nanti.
Adapun empat peserta kontingen yang bertolak ke Kendari adalah anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0116/Nagan Raya  Putra dan Putri Kab. Nagan Raya yaitu Putra: Riski Bintang( Mahasiswa UTU-Mbo), Rahmat Mantasya Z (Siswa SMU 2 Kuala). Sementara Putri: Rika Hijjayani (Siswi SMU 1 Kuala), Eva Sartika (Siswi SMU 1 Beutong).
Kasdim berpesan agar jaga nama baik Saka Wira Kartika, junjung tinggi adat dan istiadat di tempat kegiatan, selalu jaga kesehatan, sempatkan untuk melaksanakan ibadah dan tetap semangat dalam setiap kegiatan selama perkemahan berlangsung.
Peran Saka adalah pertemuan pramuka atau kegiatan bagi pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) tingkat Nasional. Saka tersebut terdiri atas Saka Bahari, Saka Bakti Husada, Saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, Saka Kalpataru, Saka Kencana, Saka Pariwisata, Saka Taruna Bumi, Saka Wanabakti, Saka Widya Budaya Bhakti dan Saka Wira Kartika.
Para pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka se Indonesia berkumpul bersama melaksanakan kegiatan dititikberatkan pada tiga pokok kegiatan yakni Pengenalan Saka, Pendalaman Krida dan Kegiatan Bakti. Kegiatan  tersebut dikemas dalam bentuk kegiatan Perkemahan dengan berbagai aktivitas yang bersifat aktif, kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif.[**]

Pramuka Penggalang Dilantik di Hutan

PEMALANG – Pramuka penggalang ramu dilantik di tengah hutan wilayah Dukuh Slarang, Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, belum lama ini. Sebelumnya mereka adalah anggota Pramuka siaga gugus depan (gudep) SDIT Buah Hati Pemalang. Ketua Majelis Pembina Gudep, Hananto Widhiaksono mengatakan, sebanyak 64 Pramuka penggalang ramu yang dilantik, sebelumnya menjelajahi hutan Slarang. ”Jelajah hutan ini merupakan tahapan yang harus ditempuh oleh para anggota pramuka sebelum mereka dilantik menjadi penggalang ramu, mereka sebelumnya menyelesaikan ujian syarat kecakapan umum (SKU) untuk mendapatkan nilai paling rendah 24,” ujar Hananto. Jelajah hutan diawali dengan upacara pembukaan di kaki bukit Slarang Desa Surajaya. Selanjutnya mereka berjalan menerobos hutan, melewati sejumlah pos dan menyelesaikan tantangan yang telah disiapkan oleh para pembina.
Panitia menyiapkan lima pos yaitu pos pancasila, dasadarma, menaksir, sandi dan halang rintang. Di setiap pos mereka harus menyelesaikan tugas yang membutuhkan keterampilan, ketangguhan, kecerdasan dan solidaritas yang berbeda-beda. Hananto menambahkan, pelantikan Pramuka penggalang ramu ini merupakan salah satu langkah kecil dalam rangka menyiapkan generasi pemipmpin masa depan. Generasi ini diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai murni kepramukaan untuk negara yang berkualitas. (K40-74)

Kwarda Jateng Selenggarakan Jelajah Rute Juang

BANYUMAS : Sebanyak 700 Pramuka Penegak dan Pandega dari 35 Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah mengikuti Jelajah Rute Juang yang dilaksanakan oleh Kwartir Daerah Jawa Tengah. Jelajah Rute Juang Yudha Prawira Kuswa 2015, upacara pembukaannya dilaksanakan Minggu, (8/11) di Halaman Parkir Wisma Taurus BPPTU Sapi Perah Baturraden dan di buka Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Drs Budi Santoso.
Peserta melakukan perjalanan etape I dengan jarak 22 km, melewati Desa Karangsalam-Desa Kemutug Lor-Desa Karangmangu-Desa Ketenger-Desa Melung-Desa Windujaya-Desa Kalisalak-Desa Baseh-Desa Sunyalangu-Desa Sokawera dan finish etape I di Desa Gununglurah Kecamatan Cilongok. Pada malam harinya akan dilaksanakan pemutaran film dan pentas budaya.
Etape kedua menempuh jarak 21 km akan diberangkatkan dari Lapangan Kecil Desa Gununglurah oleh Wakil Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan Senin (9/11) dari Desa Gununglurah menuju Desa Rancamaya, Langgongsari, Pejogol, Kediri, Pangebatan, Karanglewas Kidul, Karanglewas Lor dan Finish Etape II di Monumen Pangsar Jenderal Sudirman. Ditempat finish ini semua peserta diwajibkan merayap sebagai kegiatan pamungkas.
Malam harinya dilaksanakan sarasehan tentang kepahlwanan yang akan diisi dari TNI dan pelaku sejarah atau putra putrinya usai kegiatan peserta mendapat tanda kenangan brevet pramuka Jelajah Rute Juang Yudha Prawira Kuswa 2015.
Mendapat Sambutan Meriah
Peserta mendapat sambutan meriah dari Pramuka Siaga dan Penggalang pada titik-titik rute yang dilewati. Ada yang menyambut dengan drumband, rebana, kentongan dan juga yel-yel Pramuka.
Tidak hanya anak-anak pramuka yang menyambut kehadhiran peserta, masyarakat pun dengan suka rela menyambut, bahkan mereka memberi makanan dan minuman yang diletakan dirumah dan ada beberapa ibu-ibu yang menyerahkan kepada peserta dengan membawa tampah.
Selasa peserta mengikuti Upacara Hari Pahlawan Di Alun-Alun Purwokerto
Hari terakhir peserta menyelesaikan Etape ke III Selasa (10/11) akan menempuh jarak 4 km dari Monumen Pangsar Sudirman menuju Alun-alun Purwokerto untuk mengikuti upacara Hari Pahlawan dan penyerahan penghargaan kepada pemenang.
Kegiatan ini diberi nama Yudha Prawira Kuswa, merupakan agenda dua tahunan yang digelar oleh Kwarda Jawa Tengah, dan tahun ini merupakan kegiatan yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kwarcab Wonogiri.
Parsito Tommy

Tuan Rumah Kendari Siap Sambut Peserta Peran Saka Nasional 2015

KENDARI, (10/11), Selamat datang Peserta Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional (Peran Saka Nasional 2015). Demikian bunyi Baliho yang terpasang di depan Bandara Haluoleo, Kendari.
Peran Saka 2015 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bahtermas, Nanga-Nanga, Kendari , Sulawesi Tenggara itu dilaksanakan pada tangal 13 s.d. 19 Desember 2015.
Acara Pembukaan Peran Saka Nasional ini akan dilaksanakan pada Jum'at petang (13/11). Dalam prosesi upacara itu juga akan diselenggarakan acara Deklarasi Pramuka Patriot Lingkungan. Deklarasi ini sebagai wujud membangun komitmen anggota Gerakan Pramuka ramah lingkungan, Pramuka tidak nyampah, gemar menanam dan lain sebagainya.
Geliat pelaksanaan Peran Saka Nasional 2015 di Kendari sudah terlihat. Tanda-tanda keramaian sudah terlihat disudut-sudut kota. Spanduk dan Baliho ditempat-tempat strategis sudah tepasang. Semoga saja Peran Saka Nasional ini dapat berjalan dengan baik sekaligus dapat mengarahkan perekonomian masyarakat.
Saiko Damai/Bid. LH Kwarnas

Anggota Pramuka disiapkan untuk siap siaga 1 dalam menghadapi bencana

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menghelat kegiatan inovativ bertajuk “Project Disaster Preparedness & Community Services”. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali anggota Gerakan Pramuka agar mampu mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana. Pelatihan kali ini dilaksanakan di Makassar, LPMP Sulawesi Selatan, pada tanggal 9 sampai 13 November 2015.
Dalam kegiatan ini, 30 peserta Pramuka penegak dan Pandega digojlok untuk dapat memahami dan mempraktekan “maping” daerah rawan bencana dalam materi “Village Maping” dengan metode Participatory Learning & Action (PLA) dipandu oleh Rangga Wisnu selaku Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bid. Abdimasgana sekaligus team leader projek ini.
“Anggota Pramuka diharapkan mempunyai kemampuan untuk memetakan daerah yang rawan bencana, agar lebih berdaya guna dan dapat menjaga daerahnya”. Ujar Rangga disela-sela penyampaian materinya, di Makassar, Selasa, 10 November 2015.
Selain maping, perserta pelatihan ini juga di bekali kemampuan sistem penanggulan bencana dalam materi “Inccident Command System” yang dimentori oleh Bayu Tresna selaku Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bid. Abdimasgana
“Kalian sebagai Pramuka yang selama ini aktif dalam kegiatan kesiagan bencanaan, harus ditopang dengan kemampuan yang memadai, agar ketika dilapangan, sudah matang secara mental, pengalaman dan ilmu” Pungkas Bayu
Lebih lanjut, Rangga wisunu mengatakan bahwa, kegiatan ini hanya diadakan didaerah yang rawan berdasarkan peta daerah rawan bencana di Indonesia. “Tentu tidak semua Kwarda yang diundang, penunjukkan Kwartir Daerah sebagai peserta adalah berdasarkan peta rawan bencana.” tegas Rangga wisnu

Hari ini Pendaftaran Peserta Peran Saka Dibuka

KENDARI, (11/11), Rabu pagi ini pendaftaran peserta Perkemahan Antara Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional 2015 (Peran Saka Nasional 2015) resmi dibuka. Selaku tuan rumah, Sangga Kerja (Sangker) Peran Saka Nasional telah menyatakan kesiapan menerima teman-teman peserta dari daerah.
Muhammad Rasid, Sangker Giat Bakti Peran Saka 2015 yang saat ini membantu Sekretariat pendaftaran menyatakan kesiapannya untuk menerima tamu peserta Peran Saka Nasional.
Anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) Unaha , Konawe, Sultra ini sudah menyiapkan trik-trik khusus agar peserta yang mendaftarkan diri tidak merasa disulitkan dan selalu tampil sunyum.
Kami sudah bertekad, siap bekerja dan bahu membahu agar Peran Saka Nasional 2015 ini dapat sukses dan berjalan lancar, tegas M. Rasid.
Pernyataan yang sama juga diungkapkan Nurainun bahwa sejak dilantik menjadi Sanker Peran Saka Nasional 2015, dirinya sudah siap. Kalaupun ada hal-hal yang belun tahu selalu bertanya.
Anggota DKR Wua-Wua, Kendari ini siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.
Saiko Damai/Bid. LH Kwarnas

Waka Kwarnas Bidang Binamuda: "Kebersihan Lingkungan Bagian Terpenting Dalam Perkemahan"

KENDARI, 10/11, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binamuda, Edhita Rahaded, S.Sos, MH menyatakan bahwa Kebersihan di lingkungan perkemahan menjadi hal yang terpenting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dalam perkemahan. "Adik-adik Sangga Kerja harus selalu dan menjaga kebersihan disemua sektor kehidupan perkemahan" tegas kak Ita pangilan Edhita Rahaded saat memberi arahan di depan para Sangga Kerja Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2015 di Kantor Kwarda Sultra Selasa sore (10/11).
Oleh karena itu lanjut Kak Ita seluruh fasilitas umum termasuk MCK harus dijaga benar dan tidak terlihat sampah dimana-mana, sehingga Peran Saka ini dapat dikatakan ramah lingkungan.
Di depan puluhan anggota Sangga Kerja Kak Ita berpesan bahwa besok Rabu (11/11) merupakan awal pembuktian sumbangsih adik-adik Sangga Kerja saat menerima peserta Peran Saka.
"Jangan kaget, jangan bingung, terimalah mereka dengan senyum, karena mereka adalah teman-teman kita semua, lanjut kak Ita.
Sementara itu ditempat dan acara yang sama, Zainudin, Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara menyebutkan bahwa tidak ada organisasi selain organisasi Gerakan Pramuka yang memberi kesempatan yang besar di usia adik-adik Sangga Kerja untuk menjalankan pemerintahan didalam perkemahan. 'kesempatan ini luar biasa karena adik-adik Sangga Kerja melakukannya pada kegiatan Nasional, yaitu Peran Saka ini" tegas kak Zainudin.
Lakukanlah dengan cermat, ambillah kesempatan ini sebagai proses pembelajaran, proses bina diri lanjut Zainudin yang akrab dikalangan Sangga Kerja.
Hadir dalam acara itu adalah Bupati Perkemahan, Raby Zulpandi.
Saiko Damai, Bid. LH Kwarnas

Senin, 09 November 2015

Pramuka di Pesantren Bermetamorfosis Jadi Wahana Pembinaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) H Mohsen mengemukakan, keberangkatan para santri ke beberapa negara Asean merupakan penghargaan pemerintah atas komitmen dan kesungguhan para santri dalam menyukseskan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN)IV di Kalsel Juni lalu. Dia menyebut meskipun tradisi kepanduan datang dari Barat yang sekuler, di pesantren tradisi dalam wujud gerakan pramuka itu mampu bermetamorfosis menjadi wahana pembinaan para santri. Pembinaan ini termasuk untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan santri. 
Sementara itu Wakil Kepala Kwarnas Pramuka, Kodrat, meminta para pramuka santri mencatat semua pengalamannya selama perjalanan. Dia berharap para anggota pramuka santri bisa mendokumentasikannya dengan baik, dan kemudian menerbitkannya menjadi sebuah buku.
"Hal-hal menarik yang ditemui di negara-negara lain itu penting dicatat agar bisa menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya," kata Kodrat., Senin (9/11).
Dia menambahkan Indonesia mempunyai peran besar memindahkan kantor organisasi Dunia untuk Gerakan Pramuka (WOSM) dari Swiss ke Kualalumpur. Kantor WOSM ini akan menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi para pramuka santri.
Sedangkan Ketua Kontingen yang juga Andalan Nasional Bina Muda Kwarnas Gerakan Pramuka Mardhani Zuhri berharap pramuka santri mampu menjadi contoh dan teladan kepada dunia internasional tentang harmonisnya relasi Islam dan negara di Indonesia.
Indonesia dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia harus menjadi contoh dalam menampilkan Islam rahmatan lil alamin. "Pramuka santri merupakan salah satu wujud harmonisnya relasi Islam dan negara," kata Mardhani. 
http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/11/09/nxiyra384-pramuka-di-pesantren-bermetamorfosis-jadi-wahana-pembinaan

Kemenag Kirim Pramuka Santri Keliling ASEAN


Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Agama (Kemenag) pada 6 November memberangkatkan pramuka santri untuk melakukan kunjungan ke lima negara ASEAN, yakni Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Informasi dari Kemenag di Jakarta, Senin menyebutkan, para pramuka santri pilihan yang berjumlah 32 orang dari seluruh Indonesia itu mempunyai misi memasyarakatkan pramuka santri ke dunia internasional, diawali dengan kunjungan ke negara-negara ASEAN.

Para pramuka santri yang terpilih dalam seleksi ketat saat berlangsungnya Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) IV di Kalimantan Selatan pada Juni 2015 itu melakukan perjalanan ke lima negara ASEAN dari tanggal 7 hingga 21 Nvpember 2015. 

Selama berada di luar negeri, para santri itu akan mengunjungi organisasi pramuka di setiap negara serta Organisasi Dunia untuk Gerakan Pramuka (WOSM). Selain itu mereka akan berkunjung ke Perwakilan RI serta ke beberapa objek wisata terkenal di negara-negara yang dikunjungi. 

Ketika melepas keberangkatan para pramuka santri tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengemukakan harapannya agar para pramuka santri Indonesia dapat membangun komunikasi dan persaudaraan, khususnya dengan rekan-rekan di dunia internasional. 

"Membangun komunikasi dan persaudaraan dengan dunia Internasional itu suatu saat pasti ada manfaatnya," tegas Kamaruddin di hadapan para pramuka santri yang berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia itu.



Penghargaan
Pada kesempatan yang sama Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Dr H Mohsen mengemukakan, keberangkatan para santri ke beberapa negara ASEAN itu merupakan penghargaan Pemerintah atas komitmen dan kesungguhan para santri dalam menyukseskan PPSN IV di Kalsel pada Juni lalu. 

Menurut Mohsen, meskipun tradisi kepanduan datang dari Barat yang sekuler, di pesantren tradisi dalam wujud gerakan pramuka itu mampu bermetamorfosis menjadi wahana pembinaan para santri, termasuk untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya. 

Sementara itu Wakil Kepala Kwarnas Pramuka, Kodrat, meminta para pramuka santri mencatat semua pengalamannya selama perjalanan, mendokumentasikannya dengan baik, dan kemudian menerbitkannya menjadi sebuah buku.

"Hal-hal menarik yang ditemui di negara-negara lain itu penting dicatat agar bisa menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya," kata Kodrat sambil menambahkan bahwa Indonesia mempunyai peran besar memindahkan kantor WOSM dari Swiss ke Kualalumpur.

Sedangkan Ketua Kontingen yang juga Andalan Nasional Bina Muda Kwarnas Gerakan Pramuka Mardhani Zuhri berharap pramuka santri mampu menjadi contoh dan teladan kepada dunia internasional tentang harmonisnya relasi Islam dan negara di Indonesia.

Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus menjadi contoh dalam menampilkan Islam rahmatan lil alamin (Islam yang menjadi rakhmat untuk seluruh alam). Pramuka santri merupakan salah satu wujud harmonisnya relasi Islam dan negara, demikian Mardhani Zuhri. 

http://www.antaranews.com/berita/528173/kemenag-kirim-pramuka-santri-keliling-asean

Minggu, 08 November 2015

Pramuka Indonesia Tanda Tangani MOU dengan U-Report Global di Korea Selatan

Gwang-ju—Kwatir Nasional Gerakan Pramuka di bawah kepemiimpinan Adhyaksa Dault terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kinerja dan perannya di masyarakat. Kali ini, masih dari Korea Selatan, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan U-Report Global Management dari World Organization of Scout Movement (WOSM) menandatangani kerjasama pelaksanaan program berbasis teknologi digital U-Report di Kimdaejung Convention Centre, Gwang-ju, Korea Selatan (7/11).
Kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Kwarnas, Ahmad Rusdi, dan Moses Engadu, koordinator U-Report Global Management.
U-Report merupakan sistem teknologi komunikasi berbasis digital yang bertujuan untuk menyerap dan mengangkat sebanyak mungkin suara anak muda guna mengangkat berbagai macam isu dan problematika yang ada di masyarakat.
Di Indonesia, fitur U-Report saat ini berbentuk akun Twitter dan SMS. Aplikasi untuk telepon seluler pintar juga tersedia untuk siste operasi android dan IoS (Apple). Diimplementasikan pertama kali di Uganda, U-report adalah gagasan UNICEF dan kemudian berkembang pesat berkat kerjasama dengan Gerakan Pramuka Dunia (World Orgnization of The Scout Movement).
“Program ini bisa menjadi saluran komunikasi bagi anggota Pramuka untuk menyampaikan informasi, opini dan pandangannya tentang berbagai hal. Tidak sekadar memanfaatkan teknologi digital, U-report juga bisa dipakai untuk melindungi anak-anak, mempromosikan hak mereka, serta melibatkan mereka dalam proses pengambilan kebijakan publik,” tandas Ahmad Rusdi.
Acara penandatanganan MoU dilakukan di ruang pameran Indonesia dan disaksikan secara langsung oleh para delegasi Konferensi Organisasi Pramuka se-Asia Pasifik (Asia Pasific Regional Scout Conference), 3-8 November 2015. “Kami sepakat dengan semangat kerjasama ini, karena arti penting dan urgensi U-report. Ini moment yang sangat bersejarah dari sebuah proses yang masih panjang,” tambah Ahmad Rusdi yang juga terpilih sebagai anggota komite APR Scout 2015-2021.
Moses sendiri menunjukkan rasa senangnya setelah MOU ini ditandatangani. Menurutnya, dengan jumlah anggota Pramuka yang besar, program ini juga akan besar dampak dan pengaruhnya. Hadir dalam penandatangan MOU ini antara lain beberapa anggota delegasi Pramuka Indonesia seperti Wakil Ketua Kwarnas, Susi Yuliati, dan beberapa Andalan Nasional seperti Arie Rukmantara, Luqman Hakim Arifin, Indo Reyano Samili, Brata Tryana Hardjosubroto, Rio Ashadi, Ahmad Mardiyanto, dan Adilla Yuswanti.

Jumat, 06 November 2015

Dubes Indonesia untuk Korea Selatan Sumringah Atas Prestasi Pramuka Pimpinan Adhyaksa



Setelah dipastikan Indonesia terpilih sebagai salah satu anggota Organisasi Pramuka se-Asia Pasifik atau Asia Pasific Regional (APR) Scout Committee periode 2015-2021 rombongan Pramuka Indonesia yang dipimpin oleh Adhyaksa Dault langsung diterima Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, John Prasetio, Rabu (4/10), yang lalu.

Dalam sambutan ramah tamahnya, John mengaku sangat bangga dengan apa yang diraih oleh Pramuka Indonesia di kancah dunia tersebut.

”Ini sebuah hal yang sangat membanggakan bagi saya bangsa Indonesia yang ada di Korea Selatan,” ujar John seperti dikutip dari release resmi yang dikirim ke wartawan.

John menambahkan, atas raihan Ahmad Rusdi, 58 tahun, yang juga wakil pengurus dari Adhyaksa Dault di bidang Hubungan Luar Negeri, yang akhirnya terpilih mewakili Indonesia di APR Scout Committee peridoe 2015-2021.

”Kenapa ini membanggakan, karena prestasi ini bisa memperkuat hubungan khususnya bilateral Indonesia dengan Korea Selatan,”ujar John. Lebih lanjut John mengatakan, dengan prestasi tersebut tentunya juga akan mendapat dukungan terbesar dari sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik.

”Dan itu bukanlah hal mudah, diperlukan kekompakan lobi dan kemampuan diplomasi yang tinggi. Itu semua telah ditunjukkan tim Kwarnas Pramuka di bawah pimpinan Adhyaksa Dault,” bebernya. 

Ketua Kwarnas Nasional Adhyaksa Dault mengaku senang bisa berjumpa dengan duta besar Indonesia untuk Korea Selatan.

Pria yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu berharap Ahmad Rusdi bisa menjaga amanahnya dengan baik.

”Harus bisa menunjukkan kerja yang optimal agar menambah kepercayaan Pramuka dari negara negara di Asia Pasifik, untuk Pramuka Indonesia khususnya, dan Indonesia Umumnya,” jelas ayah dua anak itu.


Menariknya, dalam kesempatan tersebut pengurus Masjid Agung Korea Selatan, I Tae Won yang terbesar di Korea meminta kesediaan Adhyaksa untuk memberikan ceramah Islami di Masjid bersejarah tersebut.

Pengembaraan Pramuka mengelilingi 5 Negara di ASEAN

Jakarta, Kak Kodrat Pramudho, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Organisasi dan Hukum melepas 63 orang yang akan mengikuti kegiatan 1st ASEAN SCETRO (Scout Educational Recreation Tour), dengan mengunjungi 5 (lima) negara di ASEAN, pada hari Jumat (6/11) pukul 10.30 WIB di gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Jalan Medan Merdeka Timur, No. 6, Gambir, Jakarta.
Peserta kegiatan 1st ASEAN SCETRO ini adalah hasil dari seleksi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara tahun 2015 di Kalimantan Selatan berasal dari Pramuka yang berpangkalan di gugus depan Pondok Pesatren Se-Indonesia
Mereka adalah peserta Best the Best penerima Golden Tickect dan mereka semuanya berjumlah 45 orang, terdiri dari 20 orang Pramuka Penegak Putra dan 25 Pramuka Penegak Putri serta 12 orang Pembina pendamping.
Hasil wawancara kami dengan Kak Mardhani Zuhri, selaku Ketua rombongan 1st ASEAN SCETRO mengatakan bahwa Kegiatan ini terlaksanakan atas kerjasama Kementrian Agama RI dan Kwarnas Gerakan Pramuka. Bahwa dengan jalinan kerjasama ini kegiatan kepramukaan di Pondok Pesatren itu bisa lebih maju.
”Kita akan melakukan perjalanan ini selama 15 (lima belas) hari dari tanggal 7 – 15 November 2015 dan akan mengunjungi 5 (lima) negara di ASEAN dengan 6 destinasi, yaitu Indonesia, Vietnam, Kamboja, Thailand, Singapura dan Malaysia” Imbuh Kak Mardhani
Selama kegiatan peserta akan mengunjungi Konsulat Jenderal/KBRI yang ada di negara setempat, mengunjungi NSO (National Scout Organization) negara setempat dan bertemu dengan teman-teman kita Pramuka disana, bermain wisata, City tour, dan lain-lain
“Kita juga akan mengadakan Kemah yang kita sebut Kemah Pengembaraan 3 Dimensi alam (Udara, darat dan laut)” tegas Kak Mardhani
“Dengan harapan ke depannya itu Kami akan melaksanakan Scout Round The World/ Pramuka Keliling Dunia yang kami cita-citakan tahun 2017 sebanyak 50 negara/ 5 benua/7 keajaiban dunia/ 7 mesjid plus umroh selama 40 hari” Harap Kak Mardhani
Dalam Sambutannya Kak Kodrat Pramudho mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang akan mengikuti kegiatan 1st ASEAN SCETRO (Scout Educational Recreation Tour), Saya kira ini merupakan kegiatan yang bagus dan baik serta luar biasa.
“Saya berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya. Jangan lupa dicatat dan didokumentasikan bisa juga dibuat dalam sebuah buku perjalanan adik-adik sekalian sehingga kegiatan ini menjadi pengalaman tersendiri dan bisa berbagi pengalaman kepada teman-teman kita.” Ungkap Kak Kodrat
“Apapun aktivitas adik-adik disana jangan lupa di upload di medeia sosial, agar kegiatan adik-adik bisa dilihat dan diikuti oleh temen-temen adik di Indonesia” Ungkap Kak Kodrat
“Saya berpesan tetap jaga kesehatan dan istirahat yang cukup, serta mohon para pindamping untuk selalu mengawasi mereka” Pungkas Kak Kodrat
[Humas Kwarnas]

PERAN SAKA NASIONAL AKAN DIBUKA SECARA RESMI OLEH WAKIL PRESIDEN RI.

Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional 2015 tinggal menghitung hari, Kepastian yang akan membuka secara resmi telah disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Gerakan Pramuka Kak Rafli Effendy pada saat membawakan sambutan pembukaan Rakor Jamnas Kwarnas dan Kwarda Se Indonesia (30/10/15) di Hotel Orchadz Jayakarta, Jakarta Pusat.
"Ka. Kwarnas baru saja menelpon Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara, dan menyampaikan bahwa Peran Saka Nasional 2015 akan dibuka secara resmi oleh Wapres RI", terang mantan Waka BUMGP Kwarnas ini.
Berdasarkan rangkuman Media Cetak yang tersebar di Kota Kendari hari ini, kehadiran Bapak Wapres juga telah diberitakan. Kunjungan Pak JK ke Kendari sekaligus meresmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Bahteramas dan juga akan membuka kegiatan Nasional dan Internasional lainnya yakni Festival Seni Qasidah Rebana (LASQI) Tingkat Nasional dan Festival Budaya Keraton Se Asean yang pelaksanaannya tanggal 12-19 November 2015 di Kota Kendari.
-Media Center Peran Saka Nasional 2015-

Rabu, 04 November 2015

Kabar dari Korea (7): Melayani untuk Ubah Dunia Penuh Damai


Perdana Menteri Korea Selatan, Hwang Kyo-Ahn, dalam pesan yang disiarkan melalui tayangan layar lebar menyebutkan, “Gerakan kepanduan, yang menjadi salah satu gerakan terbesar di dunia, melayani untuk membantu mengubah dunia menjadi komunitas yang indah dan penuh damai”. Dia yakin bahwa gerakan kepanduan – termasuk Gerakan Pramuka di Indonesia – mampu berperan penting dalam membantu menjadikan dunia yang lebih baik.
Pesannya itu disampaikan melalui tayangan layar lebar pada pembukaan Konferensi ke-25 Kepanduan Kawasan Asia-Pasifik (25th Asia-Pacific Region Scout Conference) di Gwangju, Korea Selatan, 3-8 November 2015. Walaupun tidak dapat hadir secara langsung, Perdana Menteri Korea Selatan sangat mendukung upaya gerakan kepanduan sedunia yang dikatakannya merupakan gerakan yang mampu membentuk kaum muda menjadi lebih baik dan bermanfaat.
Sebelum pembukaan secara resmi yang dihadiri oleh tamu kehormatan, Kim Hui Jeong yang juga merupakan Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga di Korea Selatan, sejumlah calon yang akan dipilih menjadi anggota Komite Kepanduan Kawasan Asia-Pasifik, diberi kesempatan dua menit untuk menyampaikan misi dan visinya bila terpilih. Termasuk calon dari Gerakan Pramuka, Kak Ahmad Rusdi yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI.
Tercatat ada sembilan calon yang maju, dari Singapura, Indonesia, Thailand, Hong Kong, Malaysia, Kepulauan Maladewa, India, Korea Selatan, dan Taiwan. Dari sembilan calon itu akan dipilih lima orang sebagai anggota Komite Kepanduan Kawasan Asia-Pasifik. Pemilihan akan dilakukan pada Rabu, 4 November 2015 siang hari, dan hasilnya akan diumumkan sore harinya.
Di luar itu, yang juga menarik untuk dicatat adalah pameran yang cukup banyak dikunjungi, bukan saja oleh para peserta konferensi, tetapi juga para Pandu Korea dan tamu-tamu yang datang dari beberapa negara. Gerakan Pramuka juga ikut dalam pameran tersebut. Di samping ada pula booth (stan) pameran Messsengers of Peace (MoP) yang bila di-Indonesia-kan menjadi “Duta Perdamaian”. Pada hari pertama pembukaan konferensi, booth MoP telah penuh dipenuhi pengunjung. Ada beragam permainan di sini. Salah satunya, menulis komentar “apa artinya perdamaian bagi saya”. Setelah menulis, pengunjung akan mendapatkan gelang MoP.
Tetapi tentu saja, terutama bagi yang bukan berasal dari Korea, kesempatan mengenakan baju tradisional Korea dan difoto dengan baju tradisional itu merupakan kesempatan yang tak dilewatkan. Pihak panitia, didukung sepenuhnya oleh Pariwisata Korea, menyediakan baju-baju tradisional yang dapat dipinjam secara gratis. Selanjutnya, dapat berfoto dengan latar belakang pemandangan indah Korea. Siapa pula yang menolaknya.

Sumber : http://linkis.com/www.kompasiana.com/b/YA24q

Konferensi Pramuka Se-Asia Pasifik Adhyaksa Dault Pimpin Kontingen Ikuti Konferensi Pramuka se-Asia Pasifik


Gwang-ju—Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memimpin kontingen Pramuka Indonesia yang akan mengikuti Konferensi Pramuka se-Asia Pasifik ke-25 di Gwangju, Korea Selatan, 3 – 8 November 2015. Kontingen Indonesia kali ini terdiri dari 25 orang dan akan bergabung bersama kurang lebih ratusan peserta lainnya dari 24 negara se-Asia Pasifik.
Kontingen Indonesia tiba di Gwang-ju disambut dinginnya undara musim gugur di Korea yang mencapai 9 derajat celcius. Namun itu tidak menyurutkan semangat juang anggota kontingen. Selepas pendaftaran dan makan malam, Adhyaksa Dault langsung memberikan arahan kepada seluruh anggota kontingen di hotel.
Adhyaksa Dault menyampaikan tiga hal penting untuk para anggota kontingen kegiatan ini. Pertama, agar mampu menunjukkan secara elegan posisi dan wajah Pramuka Indonesia dalam berbagai kegiatan konferensi, terutamanya kepada seluruh pramuka se-Asia Pasifik.
“Revitaliasi dan rebranding Gerakan Pramuka yang sudah kita kerjakan selama ini merupakan capaian yang patut kita banggakan dan kita share,” ujar Adhyaksa (2/11).
Kedua, agar seluruh anggota kontingen membangun jaringan seluas mungkin dengan seluruh peserta konferensi. “Ini waktu yang tepat bagi kita membuat dan membuka jaringan dengan teman-teman Pramuka se-Asia Pasifik. Pramuka atau kepanduan ini organisasi global, dunia. Nggak hanya di Indonesia,” tandas Adhyaksa
Anggota kontingen Pramuka Indonesia antara lain, Ahmad Rusdi, Susi Yuliati, Indo Reyano Samili, Brata Tryana Hardjosubroto, Rio Ashadi, Arie Rukmantara, Luqman Hakim Arifin, Adilla Yusanti, Sha Ine Febriyanti, Achmad Mardiyanto, Mohmmad Layyin, dan lain-lain.
Ketiga, agar seluruh anggota kontingen mensukseskan pencalonan Ahmad Rusdi sebagai anggota komite organisasi Asia Pasific Regional Scout (APRS) periode 2015-2021. Sehari-hari Kak Ahmad Rusdi adalah Wakil Ketua Kwarnas bidang Hubungan Luar Negeri sekaligus Kepala Protokol Negara.
“Saya dukung penuh pencalonan Kak Rusdi ini. Ia pramuka sejati yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Pramuka. Sangat pas dan mumpuni untuk aktif di kancah internasional,” tambah Adhyaksa.
Luqman Hakim Arifin
Andalan Nasional Bidang Kominfo
http://linkis.com/pramuka.or.id/2015/1/imzOG

Jumat, 30 Oktober 2015

Kemenpar Gandeng Pramuka Kembangkan Pariwisata


SOLO - Untuk memperkenalkan dunia kepariwisatan di Tanah Air, baik kepada wisatawan atau masyarakat Indonesia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengandeng Pramuka untuk mengembangkan sektor ini. Pariwisata merupakan sektor yang prospektif dan telah menjadi pilar stategis pada pembangun nasional.
“Sangat penting bagi semua pihak untuk berperan aktif, termasuk generasi muda, melalui wadah kegiatan Pramuka,” kata Deputi Pengembangan dan Kelembagaan Kepariwisataan, Kemenpar, Ahman Sya saat membuka Perkemahan Bakti Saka Pramuka di Taman Balekambang, Solo, Selasa (27/10).
Menurut Ahman, untuk meningkatkan peran para pemuda dalam mendukung mengembangkan kepariwisataan nasional maka Kemenpar bersama dengan Pramuka telah membentuk Saka Pramuka Pariwisata. Kerja sama Kemenpar dengan Pramuka telah dilakukan sejak 2012 dan pada 2013 telah dikukuhkan Saka Pramuka Pariwisata pada Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka.
Kembangkan Keterampilan
Ahman menjelaskan Saka Pariwisata bertujuan membina dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pramuka. Ini dilakukan agar mampu berperan dalam pembangunan pariwisata serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai sadar wisata dan sapta pesona di kalangan Pramuka dan masyarakat melalui kegiatan yang kreatif, rekreatif, produktif, dan edukatif.
Sementara itu, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Oneng Setya Harini mengatakan lingkup dari Saka Pariwisata dibagi menjadi tiga. Pertama, krida penyuluh pariwisata yang meliputi syarat keterlampiran khusus, seperti penyuluh sadar wisata dan penyuluh ekowisata.
“Kedua, krida pemandu wisata, hal ini meliputi keterampilan pengetahuan daya tarik wisata. Krida ini nanti ada program perjalanan wisata, pemandu perjalanan wisata dan pemimpin perjalanan wisata,” katanya.
Ketiga, kata Oneng, adalah krida kulier. Bagi para Saka Pariwisata yang memiliki keterampilan khusus terkait makanan khas dan makanan ringan daerah masing-masing dapat bergaung dalam krida ini.

http://www.koran-jakarta.com/?37696-kemenpar-gandeng-pramuka-kembangkan-pariwisata

Rabu, 28 Oktober 2015

Pramuka Sediakan Rumah Oksigen untuk Korban Asap

PEKANBARU -- Pramuka Kwartir Daerah 04 Riau di Kota Pekanbaru membuka "rumah singgah oksigen", yang memberikan layanan gratis berupa tabung oksigen untuk warga yang menjadi korban kabut asap kebakaran.
Berdasarkan pantauan, Senin (26/10), salah satu ruangan di kantor Pramuka Riau di Jalan Diponegoro "disulap" menjadi ruang khusus untuk menghisap oksigen dari empat tabung yang disediakan. Setiap warga yang datang ke tempat itu juga mendapatkan masker dan sosialisasi bahaya asap oleh anggota Pramuka.
Ketua Pramuka Kwarda 04 Riau, Azaly Djohan, mengatakan kantor Pramuka mulai membuka "rumah singgah oksigen" sejak tanggal 24 Oktober lalu. Layanan oksigen gratis disediakan mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB setiap hari. "Tapi karena warga yang datang banyak, kami terpaksa buka sampai malam juga," kata Azaly.
Ia mengatakan "rumah singgah oksigen" menggunakan dana swadaya Pramuka serta sejumlah donatur yang bersimpati pada kegiatan sosial itu. Hingga hari ketiga, jumlah warga yang datang untuk mendapatkan oksigen sudah mencapai lebih dari 160 orang.
"Kami ingin agar adik-adik yang ikut dalam gerakan Pramuka sebagai generasi penerus bisa berbakti pada negara untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terkendala dampak asap," ujarnya.
Ia mengatakan anggota Pramuka di Riau juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap bahaya asap dengan membagikan masker-masker medis ke sekolah-sekolah. Bahkan, Azaly mengatakan sebelumnya ada anggota Pramuka Riau yang juga bergabung dengan sukarelawan memadamkan kebakaran lahan.
"Namun, karena sekarang kebakaran sudah minim dan kabut asap yang makin pekat, maka kami memutuskan untuk membuka tempat ini karena masyarakat sangat membutuhkan oksigen," katanya.
Seorang warga, Leni (40), mengatakan kegiatan yang dilakukan Pramuka Riau sangat membantu masyarakat. Leni mengajak anaknya yang berusia 10 tahun, Nanda, untuk mendapatkan oksigen gratis di tempat itu. "Anak saya batuknya tidak sembuh-sembuh, jadi adanya rumah singgah oksigen dari Pramuka ini sangat menolong kami," katanya.

Perasanka Gerakan Pramuka Digelar di Jakabaring

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pramuka adalah gerakan pendidikan yang bertujuan untuk mendidik pemuda Indonesia menjadi tenaga penggerak kader pembangunan di segala bidang dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan.
Kegiatan Pramuka harus menarik dan mengandung unsur pendidikan yang bersifat kreatif, rekreatif, produktif dan edukatif yang membawa misi bagi pembinaan dan pengembangan generasi muda, hingga kelak akan menjadi pewaris pengemban tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang.
Gerakan pramuka merupakan satu-satunya wadah organisasi berbadan hukum yang berhak menyelenggarakan kepramukaan. Kegiatan Penegakpandega ini sudah yang ke 4 kali di adakan diSumsel.
Kegiatan Penegakpandega diikuti mulai dari usia 16-20 Tahun, mereka yang ikut serta dalam kegitan ini akan diberkati Ilmu seperti Ilmu Kepolisian, Ketentaraan, Kesehatan juga ilmu keterampilan untuk dapat Mandiri.
"Dalam rangka Peransaka Gerakan Pramuka Sumsel Tahun 2015 ini akan diselengarakan di Jakabaring mulai dari tanggal 5 sampai 9 November 2015, yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada Gerakan Pramuka sesuai dengan bidangnya masing-masing, yang diikuti oleh peserta yang berjumlah 1.200 GerakanPramuka se-Sumatera Selatan," ungkap Sekda Provinsi Sumsel HMukti Sulaiman SH MHum selaku Kakwarda Provinsi Sumsel saat Audiensi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel dengan Walikota Palembang dalam rangka Peransaka Gerakan PramukaSumsel Tahun 2015 di Kantor Walikota Palembang, Selasa (27/10/2015).
Mukti mengatakan, Gerakan Pramuka ini juga mempunyai program seperti melakukan pembersihan di Kota Palembang,
"Jadi kalau sudah terbiasa hidup bersih maka tidak enak kalau Kota Palembang ini terlihat Kotor. Maka itulah di setiap kegiatan-kegiatan untuk bisa padukan akan lebih kuat demi Kota Palembang menjadi bersih," jelasnya.
Selain itu juga anak-anak Gerakan Pramuka ini perlu berjumpa kepada tokoh-tokoh, untuk bertujuan dapat menjunjung dan memotivasi agar anak-anak Pramuka kedepannya lebih baik.
Walikota Palembang H Harnojoyo SSos mengatakan, bahwa untuk diadakanya acara kegiatan Peransaka Gerakan Pramuka Sumseltahun 2015 di Kota Palembang nanti kami siap ikut mensukseskan acara tersebut.
Menurutnya kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat, khususnya bagi anak muda Pramuka, karena nantinya anak-anak muda ini sebagai pemimpin bangsa ke depannya.
"Sementara, dengan masalah lingkungan di Kota Palembang, kami juga akan membentuk relawan, bahwa setiap Sabtu-Minggu pagi kami akan melakukan pembersihan Kota Palembang. Kemudian selain pembersihan kami juga ada program di tahun 2016 akan melakukan Penghijauan mulai dari bandara sampai Jakabaring," ujar Mukti.
"Untuk itulah Gerakan Pramuka tidak hanya melakukan kegiatan Perkemahan tetapi juga peduli terhadap lingkungan di Kota Palembang," pungkasnya.
http://palembang.tribunnews.com/2015/10/27/perasanka-gerakan-pramuka-digelar-di-jakabaring

 
Copyright © 2015 Scout Radio Indonesia